• Kategori
  • Phone / Fax: +62 (0)361 4701258
    Mobile: +62-81 999 191 104/6
    Address: Jl. Gandapura III, no. 501X
    Kesiman Kertalangu
    Denpasar
    Bali - Indonesia
    Open 9 am - 5 pm Monday - Friday
    [ View Map ]

    Mekar Bhuana trip advisor

  • 1

    Penampilan Kami di Asian Games

    Pementasan kami sukses besar di Cina! Buktinya, masyarakat Guangzhou menyambut hangat penampilan kami. Dengan menampilkan kesenian tradisional Indonesia dalam acara 16th Asian Games Concert Series, kami mementaskan pilihan gending-gending semar pegulingan yang langka dan pernah punah sebelumnya untuk mengiringi tari klasik dan gambuh. Ribuan masyarakat Cina menyaksikan penampilan kami selama dua malam dan kamipun mendapat sambutan tidak hanya dari masyarakat setempat tetapi juga dari Menteri Pemuda dan Olahraga kita, Bapak Andi Mallarangeng, yang pada kesempatan tersebut membawa serta istri dan staf dari Konsulat Jenderal Indonesia di Guangzhou (lihat: artikel di website Konsulat Jenderal Indonesia di Cina).

    “Indonesia sudah  merebut sejumlah medali emas di Asian Games selama saya hadir… dan kalau ada cabang seni gamelan, saya yakin Mekar Bhuana yang menang!” kata Pak Menteri dengan penuh antusias, bahkan beliau menambahkan walaupun beliau pernah ke Bali beberapa kali, beliau belum pernah sekalipun menyaksikan gaya tari dan tabuh yang klasik seperti ini ditambah lagi memakai instrumen yang begitu antik.

    Bahagia sekali rasanya ketika tahu bahwa masih ada orang yang menghargai usaha keras para penabuh dan penari kami yang telah bersusah payah mempelajari banyak materi dari rekaman kuno karena tidak ada lagi seniman tua di Bali yang masih mengingat kesenian-kesenian langka tersebut. Kami berharap Bapak Menteri dan sejawatnya bisa membantu masyarakat Bali untuk mendapatkan lebih banyak lagi bantuan dan dukungan untuk melestarikan dan mendokumentasikan kesenian asli desanya.

    Ketika tidak sedang mendapat giliran pentas, kami mendapat kesempatan untuk menyaksikan grup-grup lain dari negara lain di Asia seperti Myanmar, Iran, Mongol, dan Tuva, yang masing-masing menampilkan kesenian yang merupakan gabungan dari kesenian kuno dan modern. Masyarakat Guangzhou sendiri sangat beruntung dapat melihat pertunjukan berkualitas seperti ini. Tentu saja, hampir semua pertunjukan tersebut disesaki penonton.

    Kami benar-benar menikmati pengalaman kami di Cina dan tak lupa kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada panitia yang mengundang kami untuk menjadi bagian dari hajatan olahraga yang besar ini. Beberapa undangan sudah menanti kami di depan mata seperti ke negara Asia lainnya serta Eropa.

    Lihat foto, sampel audio, dan klip video pertunjukan kami di bawah tab Multimedia. Dan jangan lupa ikuti kami di Facebook dan Twitter: Mekar Bhuana Conservatory.

    Pementasan kami sukses besar di Cina! Buktinya, masyarakat Guangzhou menyambut hangat penampilan kami. Dengan menampilkan kesenian tradisional Indonesia dalam acara 16th Asian Games Concert Series, kami mementaskan pilihan gending-gending semar pegulingan yang langka dan pernah punah sebelumnya untuk mengiringi tari klasik dan gambuh. Ribuan masyarakat Cina menyaksikan penampilan kami selama dua malam dan kamipun mendapat sambutan tidak hanya dari masyarakat setempat tetapi juga dari Menteri Pemuda dan Olahraga kita, Bapak Andi Mallarangeng, yang pada kesempatan tersebut membawa serta istri dan staf dari Konsulat Jenderal Indonesia di Guangzhou (lihat: artikel di website Konsulat Jenderal Indonesia di Cina)

    “Indonesia sudah merebut sejumlah medali emas di Asian Games selama saya hadir… dan kalau ada cabang seni gamelan, saya yakin Mekar Bhuana yang menang!” kata Pak Menteri dengan penuh antusias, bahkan beliau menambahkan walaupun beliau pernah ke Bali beberapa kali, beliau belum pernah sekalipun menyaksikan gaya tari dan tabuh yang klasik seperti ini ditambah lagi memakai instrumen yang begitu antik.

    Bahagia sekali rasanya ketika tahu bahwa masih ada orang yang menghargai usaha keras para penabuh dan penari kami yang telah bersusah payah mempelajari banyak materi dari rekaman kuno karena tidak ada lagi seniman tua di Bali yang masih mengingat kesenian-kesenian langka tersebut. Kami berharap Bapak Menteri dan sejawatnya bisa membantu masyarakat Bali untuk mendapatkan lebih banyak lagi bantuan dan dukungan untuk melestarikan dan mendokumentasikan kesenian asli desanya.

    Ketika tidak sedang mendapat giliran pentas, kami mendapat kesempatan untuk menyaksikan grup-grup lain dari negara lain di Asia seperti Myanmar, Iran, Mongol, dan Tuva, yang masing-ma

    Pementasan kami sukses besar di Cina! Buktinya, masyarakat Guangzhou menyambut hangat penampilan kami. Dengan menampilkan kesenian tradisional Indonesia dalam acara 16th Asian Games Concert Series, kami mementaskan pilihan gending-gending semar pegulingan yang langka dan pernah punah sebelumnya untuk mengiringi tari klasik dan gambuh. Ribuan masyarakat Cina menyaksikan penampilan kami selama dua malam dan kamipun mendapat sambutan tidak hanya dari masyarakat setempat tetapi juga dari Menteri Pemuda dan Olahraga kita, Bapak Andi Mallarangeng, yang pada kesempatan tersebut membawa serta istri dan staf dari Konsulat Jenderal Indonesia di Guangzhou (lihat: artikel di website Konsulat Jenderal Indonesia di Cina)

    “Indonesia sudah  merebut sejumlah medali emas di Asian Games selama saya hadir… dan kalau ada cabang seni gamelan, saya yakin Mekar Bhuana yang menang!” kata Pak Menteri dengan penuh antusias, bahkan beliau menambahkan walaupun beliau pernah ke Bali beberapa kali, beliau belum pernah sekalipun menyaksikan gaya tari dan tabuh yang klasik seperti ini ditambah lagi memakai instrumen yang begitu antik.

    Bahagia sekali rasanya ketika tahu bahwa masih ada orang yang menghargai usaha keras para penabuh dan penari kami yang telah bersusah payah mempelajari banyak materi dari rekaman kuno karena tidak ada lagi seniman tua di Bali yang masih mengingat kesenian-kesenian langka tersebut. Kami berharap Bapak Menteri dan sejawatnya bisa membantu masyarakat Bali untuk mendapatkan lebih banyak lagi bantuan dan dukungan untuk melestarikan dan mendokumentasikan kesenian asli desanya.

    Ketika tidak sedang mendapat giliran pentas, kami mendapat kesempatan untuk menyaksikan grup-grup lain dari negara lain di Asia seperti Myanmar, Iran, Mongol, dan Tuva, yang masing-masing menampilkan kesenian yang merupakan gabungan dari kesenian kuno dan modern. Masyarakat Guangzhou sendiri sangat beruntung dapat melihat pertunjukan berkualitas seperti ini. Tentu saja, hampir semua pertunjukan tersebut disesaki penonton.

    Kami benar-benar menikmati pengalaman kami di Cina dan tak lupa kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada panitia yang mengundang kami untuk menjadi bagian dari hajatan olahraga yang besar ini. Beberapa undangan sudah menanti kami di depan mata seperti ke negara Asia lainnya serta Eropa.

    Lihat foto, sampel audio, dan klip video pertunjukan kami di bawah tab Multimedia. Dan jangan lupa ikuti kami di Facebook dan Twitter: Mekar Bhuana Conservatoy

    sing menampilkan kesenian yang merupakan gabungan dari kesenian kuno dan modern. Masyarakat Guangzhou sendiri sangat beruntung dapat melihat pertunjukan berkualitas seperti ini. Tentu saja, hampir semua pertunjukan tersebut disesaki penonton.

    Kami benar-benar menikmati pengalaman kami di Cina dan tak lupa kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada panitia yang mengundang kami untuk menjadi bagian dari hajatan olahraga yang besar ini. Beberapa undangan sudah menanti kami di depan mata seperti ke negara Asia lainnya serta Eropa.

    Lihat foto, sampel audio, dan klip video pertunjukan kami di bawah tab Multimedia. Dan jangan lupa ikuti kami di Facebook dan Twitter: Mekar Bhuana Conservatoy

    Leave a Reply


    © Mekar Bhuana | developed by bali web design | 0,835
    Please don't use images from our website without our permission