• Kategori
  • Phone / Fax: +62 (0)361 4701258
    Mobile: +62-81 999 191 104/6
    Address: Jl. Gandapura III, no. 501X
    Kesiman Kertalangu
    Denpasar
    Bali - Indonesia
    Open 9 am - 5 pm Monday - Friday
    [ View Map ]

    Mekar Bhuana trip advisor

  • 1

    Dalam Kenangan

    ketut-cekig-in-memorialI Ketut Cekig

    Kak Tut meninggal dunia di tahun 2007 pada usia 75 tahun. Merupakan seorang yang ahli di bidang gamelan puri semar pegulingan, beliau adalah satu-satunya penabuh dan guru yang mampu mengingat dan memainkan gending-gending asli dari Puri Denpasar, puri yang diluluhlantahkan oleh Belanda pada jaman penjajahan tahun 1906. Semangat, kesabaran serta kegemarannya pada gamelan kuno benar-benar dirindukan dan kami berharap pengetahuannya tentang gaya-gaya permainan akan tetap dilestarikan untuk generasi mendatang.

    lontek-in-memorial

    I Nyoman Lontek

    Nyoman Lotek mungkin pernah menjadi salah satu anggota grup pelegongan Mekar Bhuana selama kurang lebih satu tahun, bagaimanapun juga dia merupakan salah satu anggota sanggar yang paling tekun. Seorang yang begitu antusias dan disiplin dan diingat karena permainan rindiknya yang cepat, Lontek meninggal dalam usia muda dan ia akan selalu kami rindukan.

    I Ketut NagiI Ketut Nagi

    I Ketut Nagi atau biasa dipanggil Kak Nagi berdedikasi sebagai sesepuh Mekar Bhuana selama enam tahun. Beliau berasal dari Banjar Singgi, Sanur dan dikenal di lingkungannya sebagai juru gender rambat gaya pelegongan generasi terakihir yang masih mengingat cara bermain dan gaya pelegongan kuno yang diajarkan oleh seorang guru bernama Kecug dari Desa Kelandis pada tahun 1950an. Kak Nagi adalah kakek kandung direktur dan pendiri, Putu Evie, yang akan sangat dirindukan oleh semua tim Mekar Bhuana.

    I Wayan Kelo

    Aktif mengajar grup pelegongan Mekar Bhuana selama beberapa bulan pada tahun 2002, I Wayan Kelo tidak hanya menjadi maestro dan guru pelegongan namun juga dikenal sebagai komposer. Beliau merupakan salah satu siswa terakhir dari Bapak Lotring dan dengan meninggalnya Bapak Wayan Kelo, Desa Kuta dan segenap pencinta pelegongan kuno merasa kehilangan.

    News

    Mekar B
    Sorry, this entry is only available in %LANG:

    Portfolio

    Portofolio
    1999 – 2000 Pelestarian tiga gaya Gender Wayang asli Desa Pacung, Gianyar. Gaya ini diajarkan kepada musisi di luar desa Pacung dengan tujuan agar mereka

    Articles

    (English) How many Different Types of Gamelan Orchestras are there in Bali?
    Sorry, this entry is only available in %LANG:

    Publications

    Publikasi Video
    Sorry, this entry is only available in %LANG:
    top

    © Mekar Bhuana | developed by bali web design | 0,692
    Please don't use images from our website without our permission