• Kategori
  • Phone / Fax: +62 (0)361 4701258
    Mobile: +62-81 999 191 104/6
    Address: Jl. Gandapura III, no. 501X
    Kesiman Kertalangu
    Denpasar
    Bali - Indonesia
    Open 9 am - 5 pm Monday - Friday
    [ View Map ]

    Mekar Bhuana trip advisor

  • 1

    Guru dan Pelatih

    Mekar Bhuana berbangga hati dapat bekerja dengan guru-guru yang paling berbakat di bidang kesenian Bali klasik. Guru-guru senior kami ini merupakan para ahli dibidangnya dan di beberapa hal mewakili generasi yang tetap hidup yang masih mengetahui gending-gending yang mereka pelajari dari seniman tua.

    Untungnya, kami telah melakukan usaha-usaha untuk mengajak guru-guru yang berpengalaman, berbakat dan, yang paling penting, begitu antusias sebagai harapan generasi muda sekarang yang mencintai kesenian-kesenian yang hampir punah ini.

    teach_7I Wayan Mandra – Pelegongan / Bebarongan

    Merupakan murid dari Kecug, seniman terkenal dari Kelandis Denpasar, Mandra mempelajari Pelegongan di seluruh daerah di Sanur sejak tahun 1960an. Berasal dari Br. Singgi, Sanur, beliau merupakan salah satu dari sedikit penabuh yang masih mengingat gending-gending daerah Kelandis yang disebutkan oleh etnomusikolog, Colin McPhee dalam karya besarnya yang berjudul House in Bali. Tidak diragukan lagi Mandra adalah salah satu pemain kendang yang paling berbakat di daerah Sanur

    teach_7I Made Sumara – Semara Pagulingan

    Pak Dek adalah seorang pelatih kendang dan Pelegongan yang berpengalaman yang berasal dari Pagan Kelod. Beliau juga banyak mengajar grup gamelan di berbagai daerah di Denpasar. Pengetahuannya tentang pola kotekan gending-gending Semara Pagulingan kuno sangatlah penting bagi rekonstruksi gaya pukulan yang hampir terlupakan ini.

    teach_7I Wayan Sadera – Gender Wayang & Tingklik

    Sadera, pelatih gamelan termuda kami dari Teges Kanginan, Peliatan, merupakan seorang ahli gender dan tingklik. Dia adalah salah satu dari dua orang penabuh dari desanya yang masih bisa memainkan gaya pukulan Gender Wayang Teges yang masih kuno. Teknik pengajarannya yang metodis membuat belajar gamelan menjadi jelas dan mudah dipahami, bahkan yang paling sulit sekalipun.

    I Wayan Diana – Kendang

    I Wayan Diana, yang lebih dikenal dengan panggilan ‘Nana’, adalah seorang pemain kendang muda dan berbakat dari Batubulan. Merupakan lulusan ISI, Nana memiliki pengetahuan yang luas tentang gaya kekendangan yang telah ia kembangkan sejak ikut Mekar Bhuana pada tahun 2008. Pada bulan Januari 2010, ia keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi kendang jauk yang bergengsi di wilayah Kota Denpasar.

    teach_7

    A.A Gede Bawa – Gender Wayang & Tingklik

    Gung Bawa adalah guru tingklik kami. Berasal dari Tatiapi, Pejeng, ia telah bermain gamelan bambu sejak duduk di bangku SD.

    Siswa kami suka belajar gamelan dengan Gung karena kesabaran dan keramahtamahannya dalam mengajar.

    teach_7I Nyoman Suwida – Genggong & Suling

    Seorang penabuh yang berpengalaman sekaligus anggota lama Balawan Batuan Ethnic Fusion, Suwida adalah seorang ahli rebab dan suling Bali.

    Suwida juga sering sekali tampil di luar negeri.

    teach_7I.G.A. Susilawati – Legong

    “Ibu Agung”, begitulah beliau biasa dipanggil oleh murid-muridnya, adalah salah satu penari Lotring yang patut dihargai. Sekarang menjadi guru senior di SMK3 (dulunya SMKI/KOKAR), beliau sangat terkenal di kalangan murid-muridnya yang berasal dari luar negeri yang ingin belajar gaya Legong yang kuno. Beliau mengetahui delapan tema Legong yang berbeda serta bisa mengajar tarian Gambuh kuno. Beliau sering diundang menari ke luar negeri sejak tahun 1969 dan di tahun 1994, beliau dianugerahi Penghargaan Seni Kerti Budaya di bidang seni tari.

    eviePutu Evie Suyadnyani – Legong

    Muda belia dan berbakat alam, Evie dilatih secara langsung oleh mendiang Ni Reneng dari Kedaton serta I.G.A. Susilawati. Dia pernah memenangkan juara pertama kompetisi Legong Condong bergengsi se-daerah Bali pada tahun 1993 dan telah mengajar tari sejak duduk di bangku SMP. Evie memiliki banyak pengalaman dalam mengajar orang asing sekaligus menari dan bermain gamelan di luar negeri.

    Sadera, pelatih gamelan termuda kami dari Teges Kanginan, Peliatan, merupakan seorang ahli gender dan tingklik. Dia adalah salah satu dari dua orang penabuh dari desanya yang masih bisa memainkan gaya pukulan Gender Wayang Teges yang masih kuno. Teknik pengajarannya yang metodis membuat belajar gamelan menjadi jelas dan mudah dipahami, bahkan yang paling sulit sekalipun.

    Sadera, pelatih gamelan termuda kami dari Teges Kanginan, Peliatan, merupakan seorang ahli gender dan tingklik. Dia adalah salah satu dari dua orang penabuh dari desanya yang masih bisa memainkan gaya pukulan Gender Wayang Teges yang masih kuno. Teknik pengajarannya yang metodis membuat belajar gamelan menjadi jelas dan mudah dipahami, bahkan yang paling sulit sekalipun.

    News

    Mekar B
    Sorry, this entry is only available in %LANG:

    Portfolio

    Portofolio
    1999 – 2000 Pelestarian tiga gaya Gender Wayang asli Desa Pacung, Gianyar. Gaya ini diajarkan kepada musisi di luar desa Pacung dengan tujuan agar mereka

    Articles

    (English) How many Different Types of Gamelan Orchestras are there in Bali?
    Sorry, this entry is only available in %LANG:

    Publications

    Publikasi Video
    Sorry, this entry is only available in %LANG:
    top

    © Mekar Bhuana | developed by bali web design | 0,688
    Please don't use images from our website without our permission